iklan 1

Jenis-Jenis Animasi dan StoryBoard

Jenis - jenis Animasi
Animation adalah “illusion of motion” yang dibuat dari image statis yang ditampilkan secara berurutan. Pada video atau film, animasi merancu pada teknikdimana setiap frame dalam film dibuat secara terpisah. Frame bisa dihasilkan dari komputer, dari fotografi atau dari gambar lukisan. Ketika frame-frame tersebutdigabungkan, maka terdapat ilusi perubahan gambar, sesuai dengan teori yang disebut dengan “persistance of vision”. Jenis-jenisnya yaitu :
1. Animasi Cel
a.       Kata cel berasal dari kata “celluloid” yang merupakan materi yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada tahun-tahun awal animasi.
b.      Sekarang material film dibuat dari asetat (acetate).
c.       Biasanya digambar dengan menggunakan tangan (hand-drawn animation).
d.      Animasi cel biasanya merupakan lembaran-lembaran yang membentuk animasitunggal. Masing-masing sel merupakan bagian yang terpisah, misalnya antaraobyek dengan latar belakangnya, sehingga dapat saling bergerak mandiri.
e.      Misalnya seorang animator akan membuat animasi orang berjalan, maka langkah pertama dia akan menggambar latar belakang, kemudian karakter yang akan berjalan di lembar berikutnya, kemudian membuat lembaran yang berisi karakter ketika kaki diangkat, dan akhirnya karakter ketika kaki dilangkahkan.
f.        Animasi Cel disebut juga Animasi Tradisional dimana terdapat beberapa langkah atau syarat pembuatannya:
1.       Menyiapkan ide/storyboard (script)
Script/ide disiapkan berupa gambar yang berupa sketsa dan tulisan yang diserahkan ke director animasi.
2.        Voice Recording
Mempersiapkan segala musik, soundtrack, sound efek, dan suara karakter animasi yang dibuat.
3.       Animatics (story reel)
Biasanya dibuat setelah soundtrack selesai dibuat, sebelum seluruh animasi selesai dikerjakan. Berisi gambar-gambar kejadian dan storyboard yang sesuai dengan adegan-adegan gambar.
4.       Design and Timing
Setelah animatics selesai disetujui, maka animatics akan dikerjakan di bagian design department. Biasanya melibatkan character designers, background stylist, art director, color stylist, dan timing director. v. Layout Layoutmeliputi: sudut penataan kamera, lighting, dan shading.
5.       Animation
Animasi digambar dengan pensil berwarna di banyak kertas. Perlu diperhatikanjuga detail gerakan, penyesuaian waktu, dan penyesuaian gerakan mimik muka dan mulut.
6.       Background
Background digambar dengan menggunakan water color, oil paint, dan crayon.
raditional ink-and-paint and camera
Setelah semua selesai digambar maka akan dilakukan transfer gambar diatasbahan yang disebut cel dan akan difoto dan diputar di kamera 
8.       Digital ink and paint
Pada jaman sekarang digunakan scanner dan komputer.
2. Animasi Frame
a.       Animasi frame adalah bentuk animasi paling sederhana. Contohnya ketika kita membuat gambar-gambar yang berbeda-beda gerakannya pada sebuah tepianbuku kemudian kita buka buku tersebut dengan menggunakan jempol secaracepat maka gambar akan kelihatan bergerak.
b.      Dalam sebuah film, serangkaian frame bergerak dengan kecepatan minimal 24 frame per detik agar tidak terjadi jitter.
3. Animasi Sprite
a.       Pada animasi sprite, gambar digerakkan dengan latar belakang yang diam.
b.      Sprite adalah bagian dari animasi yang bergerak secara mandiri, sepertimisalnya: burung terbang, planet yang berotasi, bola memantul, ataupun logo yang berputar.
c.       Dalam animasi sprite yang dapat kita edit adalah animasi dari layar yang mengandung sprite, kita tidak dapat mengedit bagian dalam yang ditampilkanoleh layar untuk masing-masing frame seperti pada animasi frame.
4. Animasi Path
a.       Animasi path adalah animasi dari obyek yang bergerak sepanjang garis kurva yang ditentukan sebagai lintasan.
b.      Misalnya dalam pembuatan animasi kereta api, persawat terbang, burung dan lain-lain yang membutuhkan lintasan gerak tertentu.
c.       Pada kebanyakan animasi path dilakukan juga efek looping yang membuat gerakan path terjadi secara terus menerus.
5. Animasi Spline
a.       Spline adalah representasi matematis dari kurva. Sehingga gerakan obyek tidak hanya mengikuti garis lurus melainkan berbentuk kurva.
6. Animasi Vektor
a.       Vektor adalah garis yang memiliki ujung-pangkal, arah, dan panjang.
b.      Animasi vektor mirip dengan animasi sprite, tetapi animasi sprite menggunakanbitmap sedangkan animasi vektor menggunakan rumus matematika untuk menggambarkan sprite-nya.
7. Animasi Stop-Motion
Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan . Tehnik stop-motion animation merupakan animasi yang dihasilkan dari penggambilan gambar berupa obyek (boneka atau yang lainnya) yang digerakkan setahap demi setahap. Dalam pengerjaannya teknik ini memiliki tingkat kesulitan dan memerlukan kesabaran yang tinggi. Wallace and Gromit dan Chicken Run , karya Nick Parks, merupakan salah satu contoh karya stop motion animation. Contoh lainnya adalah Celebrity Deadmatch di MTV yang menyajikan adegan perkelahian antara berbagai selebriti dunia.
8. Animasi Character
Animasi karakter biasanya terdapat di film kartun. Semua bagian dalam film kartun selalu bergerak bersamaan. Software yang biasa digunakan adalah Maya Unlimited. Contoh film kartun yang dibuat dengan Maya Unlimited adalah Toy Story dan Monster Inc.
9. Animasi digital
 Animasi digital adalah penggabungan teknik animasi cell (Hand Drawn) yang dibantu dengan komputer. Gambar yang sudah dibuat dengan tangan kemudian dipindai, diwarnai, diberi animasi, dan diberi efek di komputer, sehingga animasi yang didapatkan lebih hidup tetapi tetap tidak meninggalkan identitasnya sebagai animasi 2 dimensi. Contoh animasi jenis ini adalah film Spirited Away dan Lion King.
10. Animasi Morphing
 Morphing adalah mengubah satu bentuk menjadi bentuk yang lain. Morphing memperlihatkan serangkaian frame yang menciptakan gerakan halus dari bentuk pertama yang kemudian mengubah dirinya menjadi bentuk yang lain. Dalam Macromedia Flash animasi jenis ini dilakukan dengan teknik tweening shape.
11. Animasi clay
 Animasi ini sering disebut juga animasi doll (boneka). Animasi ini dibuat menggunakan boneka-boneka tanah liat atau material lain yang digerakkan perlahan-lahan, kemudian setiap gerakan boneka-boneka tersebut difoto secara beruntun, setelah proses pemotretan selesai, rangkaian foto dijalankan dalam kecepatan tertentu sehingga dihasilkan gerakan animasi yang unik. Contoh penerapan animasi ini adalah pada film Chicken Run dari Dream Work Pictures. Teknik animasi inilah yang menjadi cikal bakal animasi 3 Dimensi yang pembuatannya menggunakan alat bantu komputer.


StoryBoard
Apa itu story board ?
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene. Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan website dan proyek media interactive  lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interactive ketika dalam tahap perancangan /desain.
Apakah story board itu penting dalam proses pembuatan film atau karya animasi?
Penting. Karena banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan storyboard. Salah satu keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
Beberapa alasan mengapa menggunakan Storyboard:
a.       Storyboard harus dibuat sebelum tim membuat animasi.
b.      Storyboard digunakan untuk mengingatkan animator.
c.       Storyboard dibuat untuk memudahkan membaca cerita.
Perbedaan antara story board dengan story line?
Storyboard adalah naskah yang dituangkan dalam bentuk gambar nyata. Storyboard merupakan serangkaian sketsa (gambar kartun) dibuat persegi panjang yang menggambarkan suatu urutan (alur cerita) elemen-elemen yang diusulkan untuk aplikasi Multimedia.
Sedangkan, Storyline adalah sebuah naskah cerita dalam bentuk teks. Merancang naskah merupakan spesifikasi lengkap dari teks dan narasi dalam aplikasi multimedia. Dalam merancang naskah, analis menetapkan dialog dan urutan elemen-elemen secara rinci
Tahapan yang dilakukan dalam pembuatan story board :
1.       Sebelum membuat Storyboard, disarankan untuk membuat cakupan Storyboard terlebih dahulu dalam bentuk rincian naskah
2.       kemudian naskah dituangkan detail grafik dan visual untuk mempertegas dan memperjelas tema.
3.       Disertakan pula penjelasan berupa unsur-unsur sinematografi (jika storybard film/animasi) seperti audio, efek, transisi dan kamera.

4.       Batasan produksi terakhir akan dijelaskan supaya sesuai dengan jenis produksi yang ditentukan, misalnya Storyboard akan digunakan untuk film, iklan, kartun ataupun video lain.

Post a Comment

0 Comments