iklan 1

Style Attribute di 99designs

Halooo...sobat blogger dan para desainer tanah air yang berkecimpung di kontes 99designs. Pada artikel kali ini akan saya bahas mengenai style attribute di 99designs.

Style Attribute di 99designs


Style attribute merupakan karakteristik atau gaya suatu produk desain. Pada suatu kontes logo, khususnya di 99designs, jika kita membaca Brief akan terdapat baris yang berisikan style attribute disana. Style attribute ini mencerminkan karakteristik gaya logo yang diinginkan oleh si klien.Klien memberikan gambaran gaya logo yang ia inginkan melalui style attribute ini. Jadi para desainer harus pandai dalam membaca style attribute ini agar berpeluang menang.

Style attribute di 99designs terdapat beberapa Key yang berpasangan dengan slider yang dapat digeser oleh si klien. Perhatikan gambar berikut ini.

style attribute di 99designs

Saya akan menjelaskan perbedaan antar Key pada attribute slider tersebut :

Classic - Modern

Classic
Pada style ini berarti desain harus bergaya klasik, dengan estetika tinggi. Gaya yang unggul pada masanya dahulu selama bertahun-tahun. Tua namun elegan.

Modern
Sedangkan style ini merujuk pada mode kekinian, apa yang sedang populer saat ini di era ini.

Mature - Youthfull

Mature
Gaya ini bersifat dewasa. Biasanya pada style ini, desain akan terlihat agak kaku. Warna yang dipakai juga sangat minimal bahkan kadang hanya 1 warna saja. Gaya ini sering dipakai untuk perusahaan formal dan menjunjung tinggi keseriusan. Desain harus menunjukkan kepribadian yang dewasa.

Youthfull
Sedangkan pada gaya ini, desain akan terlihat muda. Sering menggunakan kombinasi banyak warna. Warna yang dipakai cenderung cerah dan mencolok sehingga terlihat muda. Desain harus membawa semangat dan penuh energi, serta optimisme.

Feminine - Masculine

Feminine
Gaya ini mencerminkan sifat feminine atau lebih ke gaya wanita, yaitu terlihat anggun, lembut, halus. Biasanya desain yang bergaya ini akan cenderung memiliki grafis dengan sedikit node (titik/sudut), lebih menggunakan banyak kurva sehingga terlihat lembut. Juga pada desain bergaya ini menggunakan warna-warna yang soft sehingga terlihat feminine. Gaya ini lebih menunjukkan mode.

Masculine
Style ini adalah kebalikan dari style feminine. Pada gaya masculine mencerminkan sifat Pria yang macho. Desain akan cenderung lebih tegas. Biasanya elemen grafis menggunakan lebih banyak node atau sudut. Dengan kombinasi warna yang bold atau tebal yang cenderung lebih gelap. Gaya ini lebih bersifat leadership.

Playful - Sophisticated

Playful
Dari kalimatnya sudah terlihat jelas bahwa Playful artinya bermain-main. Maksud dari gaya ini adalah desain harus terlihat penuh keceriaan, riang, semangat dan berenergi serta memiliki sifat untuk lebih menarik perhatian. Hampir sama dengan style Youthfull, desain akan cenderung memakai kombinasi banyak warna yang cerah. Biasanya desain dengan ini akan cenderung memiliki sifat yang unik untuk menarik perhatian siapa saja yang melihatnya.

Sophisticated
Lain halnya dengan playful. Sophisticated menunjukkan style yang canggih, keren, optimisme. Biasanya pada desain dengan gaya ini akan memiliki elemen grafis yang elegan dan sering dikaitkan dengan inteligen dan perfection.

Economical - Luxurious

Economical
Gaya ini sangat merujuk pada kesederhanaan atau minimalisme. Baik itu dari segi warna maupun elemen grafis. So simple at All.

Luxurious
Sedangkan luxurious lebih merujuk pada kemewahan. Dari segi elemen grafis akan lebih rumit. Tingkat elegansi yang tinggi.

Geometric - Organic

Geometric
Pada style ini, desain merujuk pada elemen mathematic. Cenderung memiliki banyak sudut. Lebih ke geometrical. Elemennya seperti persegi, segitiga, polygonal, dan lain-lain. Desain cenderung lebih simmetris.

Organic
Sedangkan pada style organic, desain cenderung bergaya bebas. Lebih banyak menggunakan kurva. Tidak simmetris.

Abstract - Literal

Abstract
Pada gaya ini, desain akan terlihat sangat abstrak atau sulit untuk ditafsirkan, bahkan antara maksud dan tujuan dari sebuah brand tidak dapat terbaca melalui elemen grafisnya. Penggambaran desain akan sangat abstrak.

Literal
Sedangkan literal sangat menggambarkan kejelasan. Sebagai contoh : perusahaan yang menjual sepatu, akan melambangkan logonya dengan gambar elemen sepatu.

Jadi dari kesimpulan diatas, kita harus jeli mengamati attribut slider lebih condong kearah mana, baru kita buat desainnya sesuai key attribute tersebut. Dengan begitu, desain yang kita buat tidak akan melenceng jauh dengan apa yang diinginkan si klien.

Namun, selain komponen tersebut, masih banyak juga faktor-faktor lain yang harus kita pahami pada kontes 99designs, seperti penggunaan Font yang sering menang di 99designs atau lainnya.


Post a Comment

0 Comments